Panduan Night Skin Care Routine yang Ideal

Setelah seharian beraktivitas, kamu masih harus luangkan waktu untuk melakukan night skincare routine biar kulit wajahmu bersih dan tidur dalam kondisi yang nyenyak. Selain itu, dengan kulit yang bersih, kerja skin care di malam hari juga lebih efektif loh. 

Artikel Phoebe kali ini akan menjelaskan kondisi kulit di malam hari--kondisi optimal untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi di kulit--plus, memberikan rekomendasi skin care routine yang ideal untuk malam hari.

 

Kondisi Kulit di Malam Hari

Sebelum masuk ke skin care routine yang ideal untuk malam hari, sebaiknya kita pahami dulu gimana kondisi kulit kita di malam hari, sehingga kita bisa pilih produk dan kandungan skin care yang sesuai dan mendukung kerja kulit.

 

kenapa skincare lebih efektif bekerja di malam hari

 

1. Fungsi “Proteksi” Berubah Jadi “Memperbaiki”

Kalau di pagi hari, kulitmu lebih aktif melindungi atau menjalankan tugas proteksi terhadap polusi, sinar UV, dan hal-hal lain yang kamu temui di luar. Sedangkan, di malam hari, kulit siap memperbaiki kerusakan yang terjadi seharian tadi.

Karena itu, kamu bisa bantu kerja kulit dalam memperbaiki kerusakan dengan produk dan kandungan skin care yang mendukung. Kamu bisa cari skin care dengan kandungan:

  • Antioksidan untuk memperbaiki kerusakan akibat radikal bebas: Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E, green tea
  • Untuk menjaga kelembapan yang hilang seharian: Glycerin, Hyaluronic Acid, Beta-glucan, Aloe Vera
  • Memperbaiki skin barrier: Ceramides, Niacinamide

 

2. Produksi Hormon Melatonin, HGH, dan Kolagen Meningkat

Hormon melatonin dan HGH (Human Growth Hormone atau Hormon Pertumbuhan Manusia) bisa membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak karena paparan sinar UV dan polusi.  Melatonin sendiri diketahui juga berfungsi sebagai antioksidan, sedangkan HGH penting untuk perbaikan sel.

Kalau kolagen--pasti skin care-lovers udah familiar--berfungsi menjaga kelenturan kulit, sehingga kulit tetap kenyal, mulus, minim keriput dan garis halus--pokoknya, kulit sehat dan lembap! Nggak cuma itu, kolagen juga ternyata berperan banyak dalam membantu sel kulit memperbaiki serta memperbarui dirinya, lho.

Beberapa kandungan yang dikenal bisa membantu meningkatkan produksi kolagen di kulit, yaitu Vitamin C, Hyaluronic Acid, Aloe Vera, Retinol, serta kandungan antioksidan lainnya.

Ini juga diikuti menurunnya hormon kortisol, hormon stress yang bisa mempengaruhi kondisi kulit. Misalnya, kulit yang tiba-tiba jadi semakin berminyak dan rentan jerawatan bisa disebabkan hormon kortisol berlebih. Dengan hormon kortisol yang menurun, kulit bisa memperbaiki diri dengan optimal.

 

3. Pergantian Sel Kulit Meningkat

Proses pergantian sel kulit atau skin cell turnover waktu kita tidur bisa meningkat sampai dua kali lipat. Ini artinya sel kulit mati terlepas dan digantikan dengan sel-sel kulit baru yang lebih sehat dan segar.

Karena itu, malam hari adalah waktu yang tepat untuk mendukung proses pergantian sel kulit ini dengan kandungan-kandungan ini:

  • Exfoliant untuk melepaskan sel kulit mati yang menumpuk di kulit: AHA, BHA
  • Untuk mempercepat proses pergantian sel kulit: Retinol

Phoebe’s Tips: Sebaiknya, AHA, BHA, dan Retinol nggak dipakai secara bersamaan dan nggak dipakai setiap hari, ya. Cukup 2-3 kali seminggu dan harus diikuti pakai produk dan kandungan skin care yang melembapkan setelahnya.

 

4. Lebih Mudah Menyerap Produk Skin Care, Tapi...

Di malam hari, kulit punya temperatur yang sedikit lebih hangat dibanding waktu pagi hari, sehingga produk skin care lebih mudah diserap kulit. Dengan begitu, kandungan aktif bisa bekerja lebih efektif mengatasi masalah kulitmu.

Tapi, ketika produk skin care mudah masuk karena temperatur kulit lebih hangat, ini juga berarti kandungan air dari dalam lapisan kulit jadi mudah menguap keluar. Ini disebut trans-epidermal water loss (TEWL), salah satu penyebab utama kulit dehidrasi, kusam, dan terjadinya kerusakan skin barrier.

Ini lah kenapa kita harus pakai moisturizer di malam hari, apapun jenis kulitnya. Moisturizer yang oke bisa membantu kadar kelembapan di kulit nggak menguap dan hilang begitu aja. Sehingga, kulit lebih sehat, skin barrier lebih kuat, dan kulit tetap kelihatan cerah.

 

Night Skin Care Routine yang Ideal 

#1: Cleansing Oil

Setelah seharian pakai makeup (buat yang hobi makeup-an), terpapar polusi, debu, kotoran, dan minyak, nggak cukup pakai face wash yang umumnya water-based. Kamu butuh cleanser yang oil-based untuk “melonggarkan” makeup yang waterproof, serta menarik kotoran lainnya, supaya lebih mudah dibilas dengan face wash setelahnya.

By the way, produk cleansing oil biasanya cukup gentle buat kulit, sehingga pakai cleansing oil yang juga diikuti pakai face wash nggak akan mengganggu atau merusak skin barrier-mu dan kulit benar-benar bersih maksimal!

Kamu bisa cobain:

 

#2: Face Wash

Setelah pakai oil-based cleanser, tutup proses cleansing dengan face wash yang gentle untuk kulit wajah. Yuk, coba:

 

#3: Acid Toner

Nah, step yang satu ini nggak harus dilakukan setiap hari, cukup 2-3 kali seminggu. Acid toner atau exfoliating toner biasanya mengandung AHA dan BHA untuk melepaskan sel-sel kulit mati yang menumpuk di kulit, sehingga kulit bebas kusam dan mencegah pori-pori tersumbat. Dengan begitu, bisa mendukung proses pergantian sel kulit, deh!

Beberapa acid toner yang bisa kamu cobain:

 

#4: Hydrating Toner

Karena kandungan acid cenderung bikin kulit kering, sebaiknya kamu ikuti dengan pemakaian hydrating toner untuk mengembalikan kelembapan di kulit dan menyeimbangkan level pH-nya.

Tunggu 5-10 menit sampai produk acid toner benar-benar meresap di kulit, baru aplikasikan hydrating toner pilihanmu. Beberapa rekomendasi dari Phoebe:

 

#5: Serum

Pilihan 1 - Serum dengan kandungan antioksidan

Untuk yang ingin mencerahkan dan meratakan kompleksi kulit, biar kulit nggak belang atau ada noda-noda hitam. Umumnya, bisa dipakai jenis kulit apa aja, karena antioksidan juga membantu memperbaiki sel-sel kulit dan melawan radikal bebas.

 

Pilihan 2 - Serum dengan kandungan pelembap

Untuk meningkatkan kelembapan, terutama untuk tipe kulit kering, sensitif, dan mengalami masalah dehidrasi. Ini juga mencegah banyaknya kandungan air yang hilang karena TEWL, sehingga kulit tetap plump, lembap, dan cerah.

 

Pilihan 3 - Serum dengan kandungan anti-aging

Untuk mempercepat proses pergantian sel kulit serta menyamarkan tanda-tanda penuaan. Salah satu kandungan andalannya adalah Retinol--ini sebaiknya nggak dipakai di malam yang sama ketika kamu udah pakai acid toner, ya. Retinol juga nggak wajib dipakai setiap hari, kamu bisa mulai perkenalkan Retinol dengan pakai seminggu sekali dulu.

Oh iya, Retinol nggak disarankan dipakai di pagi hari karena bisa bikin kulit agak sensitif sama paparan sinar matahari dan jadi gampang sunburn. Karena itu, ini bisa jadi salah satu pilihanmu untuk treatment malam hari!

 

Pilihan 4 - Serum dengan kandungan soothing

Pastinya untuk menenangkan kulit yang suka rewel. Biasanya, direkomendasikan untuk kulit yang sensitif atau lagi punya jerawat yang meradang. Kamu jadi bisa tidur dengan kulit yang lebih tenang dan kalem, deh. Oh iya, kebanyakan serum kayak gini juga punya fungsi melembapkan, kok.


Pilihan 5 - Serum dengan kandungan exfoliant

Mungkin, kadang kamu merasa eksfoliasi dengan acid toner aja nggak cukup--nah, kamu bisa pakai serum dengan kandungan exfoliant (AHA, BHA) yang biasanya lebih padat dan terkonsentrasi. Syaratnya, jangan pakai bersama acid toner dan Retinol, serta batasi penggunaan 2-3 kali seminggu (atau sekuatnya toleransi kulitmu).

Sama kayak Retinol, AHA dan BHA dalam konsentrasi tinggi bisa bikin kulit sensitif sama sinar matahari dan mudah sunburn. Karena itu, direkomendasikan untuk dipakai di malam hari aja.

Pilihan serum lainnya...

Karena ada beberapa macam serum yang nggak boleh dipakai setiap hari (Retinol, AHA, BHA), di hari-hari di mana kamu nggak pakai kandungan-kandungan tersebut, kamu bisa selingi dengan serum yang melembapkan, antioksidan, atau soothing--tergantung kebutuhan dan kondisi kulitmu aja!

 

#6: Moisturizer

Yang satu ini wajib banget dipakai di malam hari! Seperti yang udah Phoebe jelaskan di atas, kulit rentan mengalami TEWL di malam hari, di mana kandungan air dalam lapisan kulit menguap keluar. Nah, moisturizer yang tepat bisa membantu mengurangi kandungan air yang bisa menguap itu, biar kulit nggak dehidrasi, kusam, dan skin barrier-nya nggak rusak.

Untuk kulit berminyak, kombinasi-berminyak:


Untuk kulit kering, kombinasi-kering:

 

Untuk kulit sensitif:

Pilihan moisturizer lainnya...

 

Step Tambahan

Beberapa step tambahan ini opsional, nggak wajib dilakukan, nggak harus setiap hari juga, dan disesuaikan sama kebutuhan kulit aja.

 

Essence

Produk essence umumnya digunakan K-beauty untuk mengoptimalkan kelembapan di kulit. Pakai setelah hydrating toner dan sebelum serum, ya.

 

Sheet Mask

Dipakai setelah essence dan fungsinya terutama untuk meningkatkan kelembapan di kulit.

 

Sleeping Mask

Dipakai setelah moisturizer, dan sebaiknya pemakaiannya dibatasi 1-2 minggu sekali aja. Fungsi utamanya adalah menjaga kelembapan awet di kulit dan mencegah TEWL sekaligus membantu menargetkan beberapa masalah kulit.

 

skincare routine malam hari

 

Jadi, udah tau dong kenapa skin care lebih ampuh kerjanya kalau dipakai di malam hari? Karena itu, kita harus pintar-pintar memanfaatkan kondisi optimal kulit ini, dengan menggunakan skin care yang tepat.

Tapi, kamu juga nggak wajib mengikuti skin care routine yang “ideal” juga, kok. Yang penting, skin care-mu membantu kulitmu tetap sehat dan ternutrisi. Skin care routine “ideal” a la Phoebe di atas bisa sekedar jadi inspirasimu untuk terus meng-update skin care routine-mu nanti!

 

Editor: Cintya L. | Grafis: Indri Novita S.

Tinggalkan komentar