Skin Barrier Terlanjur Rusak? Ini Solusinya!

Skin barrier adalah bagian penting di kulit kita. Ia melindungi kulit dari zat-zat dari luar yang bisa bikin kulit iritasi, sekaligus menjaga kulit tetap lembap dan sehat. Tanpa skin barrier, kulit jadi lebih rentan terkena masalah-masalah kulit, seperti meradang, iritasi, hingga jerawat. Karena itu, penting banget untuk selalu menjaga keutuhan skin barrier.

Sayangnya, kita kurang sadar saat skin barrier dalam kondisi rusak dan membiarkannya tanpa ada perawatan. 

Lalu, apa ciri-ciri skin barrier yang rusak dan bagaimana cara mengatasinya? Keep scrolling down ya, Phoebe’s Squad! 

 

Ciri-ciri Skin Barrier yang Rusak

Ini bisa berbeda pada setiap jenis kulit. Misalnya, pada kulit berminyak, kulit jadi tambah berminyak, tapi sekaligus terasa kencang dan nggak nyaman. Sedangkan, pada kulit kering, ciri-cirinya bisa sampai bikin kulit mengelupas dan kemerahan.

Tapi, ini beberapa ciri-ciri umum kulit ketika skin barrier udah rusak:

  • Sering iritasi
  • Kemerahan
  • Gatal, nggak nyaman
  • Cenderung kering
  • Produk skin care yang udah biasa dipakai bikin iritasi
  • Produk skin care sulit menyerap dan cepat hilang menguap

 

Yang Harus Kamu Lakukan untuk Memulihkan Skin Barrier

Kalau kamu mengalami beberapa tanda-tanda di atas, kamu bisa mulai memperbaiki skin barrier-mu dengan beberapa cara ini:

1. Temukan sumber atau penyebab utama kerusakan skin barrier-mu. Kamu bisa cari tau beberapa penyebab umum skin barrier rusak di artikel ini: Cara Menjaga Skin Barrier Biar Kulit Sehat. Apakah kamu keseringan cuci muka atau eksfoliasi? Atau suka skip pakai moisturizer dan sunscreen?
.
2. Jangan eksfoliasi dulu selama 2-3 minggu. Istirahatkan kulitmu dan biarkan sel-sel kulit tumbuh kembali. Setelah skin barrier udah mulai pulih, kamu bisa eksfoliasi lagi, tapi jangan setiap hari, ya. Kamu bisa mulai dengan eksfoliasi seminggu sekali aja.
.
3. Pastikan cleanser dan toner-mu cukup gentle serta nggak mengganggu skin barrier. Simak info-info di bawah untuk cara menemukan cleanser dan toner yang gentle.
.
4. Selalu gunakan moisturizer terutama di malam hari dan sunscreen di pagi hari.
.
5. Cari produk skin care dengan kandungan:
    • Ceramides -- sebagai salah satu pembentuk skin barrier
    • Niacinamide -- bisa meningkatkan kadar Ceramides di kulit
    • Centella Asiatica, Aloe Vera, Calendula -- menenangkan kulit yang iritasi
    • Hyaluronic Acid, Glycerin, Beta-glucan -- menahan kandungan air di kulit agar lembap
    • Squalane, Linoleic Acid, Shea Butter, Jojoba Oil, Sweet Almond Oil -- menjaga kelembapan nggak menguap keluar

 

kandungan untuk memperbaiki skin barrier

 

Skin Care Routine untuk Memperbaiki Skin Barrier

Cleanser

Cleansing yang kurang tepat adalah salah satu penyebab utama skin barrier bisa rusak. Soalnya, biasanya, dalam proses cleansing, pH kulit jadi nggak seimbang, karena kebanyakan cleanser punya level pH yang lebih tinggi dibanding level pH kulit normal, yaitu di antara 4.7-5.75.

Biar kerusakan skin barrier nggak semakin parah, kamu bisa pilih produk cleansing yang gentle, dengan level pH yang mirip-mirip level pH kulit normal, atau yang punya label “pH-balanced”.

Oh iya, biar kulitmu tetap bersih maksimal tanpa harus berkali-kali cuci muka, kamu bisa terapkan metode double-cleansing.

Tahap #1: Cleansing Oil

Ini berfungsi untuk menarik makeup, sisa sunscreen, minyak, dan kotoran di wajah, supaya lebih gampang terlepas ketika dibilas dengan face wash setelahnya. Umumnya, cleansing oil aman dan nggak mengganggu skin barrier karena nggak punya kandungan aktif yang powerful.

Kandungan Calendula untuk menenangkan kulit
.
Kandungan olive oil, jojoba oil, sweet almond oil, dan grapeseed oil menjaga kelembapan dan menutrisi kulit

Tahap #2: Face Wash

Ini beberapa rekomendasi face wash yang pH-balanced dan punya berbagai kandungan untuk memulihkan skin barrier-mu.

Dengan klaim “pH balancing” dan kandungan Centella Asiatica untuk menenangkan kulit
.
Dengan level pH 5.5 dan kandungan Glycerin dan Hyaluronic Acid untuk menahan kadar kelembapan, Ceramides untuk menguatkan skin barrier, serta Centella Asiatica untuk menenangkan.

 

Hydrating Toner

Sama kayak produk cleanser, toner yang digunakan sebaiknya gentle (bukan acid atau exfoliating toner) dengan level pH di sekitar kulit normal. Lebih oke lagi, kalau bisa membantu menambahkan kelembapan di kulit!

Formula witch hazel Thayers punya level pH 5-5.5, dan punya kandungan Aloe Vera dan Glycerin untuk menenangkan dan melembapkan kulit
.
Dengan klaim menyeimbangkan level pH kulit dan kandungan Centella Asiatica dan Aloe Vera untuk menenangkan sekaligus menahan kadar kelembapan di kulit

 

Serum

Karena konsentrasinya yang cukup padat, serum dengan kandungan yang tepat bisa jadi sahabatmu mengembalikan fungsi skin barrier hingga optimal!

Kandungan Niacinamide membantu memperkuat skin barrier
.
Kandungan Aloe Vera dan Centella Asiatica untuk menenangkan kulit, Beta-glucan dan Hyaluronic Acid untuk menahan kadar kelembapan, Squalane untuk menjaga kelembapan nggak menguap, serta Ceramides untuk memperbaiki skin barrier
.
Glycerin dan Beta-glucan efektif menahan kelembapan, Niacinamide membantu mendorong pemulihan skin barrier, dan Centella Asiatica menenangkan kulit

 

Moisturizer

Ini adalah produk yang penting banget untuk membantu mengembalikan kerusakan skin barrier. Selama skin barrier masih belum pulih total, moisturizer akan menjalani tugas utama skin barrier, yaitu menjaga kelembapan nggak menguap serta mencegah irritants masuk ke lapisan kulit.

Kandungan Centella Asiatica untuk menenangkan kulit, dan Niacinamide untuk membantu mengembalikan skin barrier
.
Kandungan Centella Asiatica untuk menenangkan kulit, dengan Glycerin dan Beta-glucan untuk melembapkan kulit, serta Ceramides untuk memperbaiki fungsi skin barrier
.
Kandungan Ceramides dan Niacinamide memulihkan skin barrier, serta Glycerin dan Hyaluronic Acid untuk melembapkan kulit

 

Sunscreen

Yang satu ini tentunya wajib untuk dipakai setiap pagi! Tanpa sunscreen, skin barrier nggak bisa melindungi kulit dengan optimal. Pastikan sunscreen-mu punya SPF30 atau lebih, ya!

 

Sleeping Mask

Nah, yang satu ini nggak wajib dipakai, kok. Kalau mau pakai, batasi 1-2 kali seminggu aja. Berbeda dengan moisturizer, sleeping mask biasanya punya kandungan yang lebih padat dan terkonsentrasi--karena itu, sebaiknya nggak dipakai setiap hari dan khusus di malam hari aja.

Dengan kandungan yang tepat, sleeping mask bisa membantu menjaga kelembapan di kulit sekaligus mendorong pemulihan skin barrier.

Kandungan Glycerin dan Beta-glucan melembapkan kulit dengan maksimal, Centella Asiatica dan Aloe Vera menenangkan kulit, dan Niacinamide mendorong perbaikan skin barrier
.
Kandungan Glycerin, Squalane, dan Shea Butter memastikan kelembapan di kulit tetap awet semalaman.
.
Kandungan Hyaluronic Acid melembapkan dan Niacinamide mendukung skin barrier semakin kuat.

 

skincare routine memperbaiki skin barrier rusak

 

Nah, begitu lah skin care routine ideal untuk memperbaiki skin barrier yang rusak. Pokoknya, lakukan pelan-pelan aja dan selalu be gentle with your skin, ya.

Pasti kulitmu butuh waktu untuk memperbaiki kerusakan yang dialaminya. Yang penting, kamu selalu mengutamakan kesehatan kulitmu!

Kalau teman-teman Phoebe’s Squad masih ada yang berjuang mengatasi masalah kerusakan skin barrier, silahkan tinggalkan pertanyaanmu di kolom komentar. Phoebe yakin, kita bisa bareng-bareng mendapatkan skin goals!

 

Editor: Cintya L. | Grafis: Indri Novita S.

translation missing: id.blogs.article.tags: niacinamide, rekomendasi skincare, sensitive skin, skin barrier, skincare routine

Tinggalkan komentar